Reminder

By Kotak Kaca - March 30, 2020

Ketika sampai sebuah masa dimana kamu merasa berada di titik terendah dalam hidupmu, kamu sangat kelelahan bahkan hanya untuk berjalan, kamu merasa sangat bosan melakukan hal yang sama setiap harinya, namun tak kunjung ada yang berubah.

Saat itu kamu mulai mempertanyakan kenapa hidup sesusah ini, saat itu kamu mulai membandingkan kehidupanmu dengan kehidupan orang lain yang dirasa jauh lebih baik, saat itu hatimu sesak karena iri, saat itu kamu ingin sekali berteriak menuntut keadilan.

Kenapa harus begitu? Padahal diluar sana, didunia yang tidak seluas daun kelor ini, ada banyak diri yang kehidupannya tidak sebaik kehidupanmu, namun sebagian diantara mereka tetap bisa tersenyum, sebagian diantara mereka tetap riang menjalani hari-hari.

Kamu hanya tidak pernah merasa cukup. Kamu menyiksa hatimu sendiri lantaran pencapaian orang lain. Padahal Tuhan sudah menakar setiap kebahagiaan masing-masing hamba-Nya. Padahal Tuhan sudah mengukur setiap kemampuan yang hamba-Nya punya.

Kamu menuntut kebahagiaan dibagi sama rata padahal Tuhan Maha Adil dan kamu merasa hidupmu timpang dengan hidup orang lain, apa kamu lupa bahwa Tuhan Maha Pengasih?

Terus menerus mendongak keatas hanya membuat kepalamu lelah, hanya membuat hatimu semakin payah, sementara tanganmu tak mampu meraih apa-apa. Turunkan pandang, lihat apa yang ada dibawahmu. Menjadi kecil, tidak membuat derajatmu tak layak disepadankan dengan yang lain. Menjadi sederhana, tidak membuat dunia mengolok-olok keberadaanmu.

Kamu memiliki kebahagiaan yang lain. Jika mereka bisa bahagia dengan cara seperti itu, mungkin kamu bisa bahagia dengan cara yang lain. Jika mereka bisa puas dengan mendapatkan suatu hal, mungkin kamu bisa terpuaskan dengan mendapatkan sesuatu yang lain. Jika cita-citamu masih menggantung terlalu tinggi, mungkin bisa kamu genggam suatu hari nanti. Jika mimpimu masih terlalu jauh untuk digapai, mungkin ada mimpi lain yang tak sengaja kamu lupakan lalu Tuhan amin-kan.


Jangan merasa rendah. Jangan merasa kamu yang paling susah. Jangan terlalu cemas jika langkahmu terlalu lambat. Kebahagiaan tidak melulu soal bisa berkeliling dunia, ketenangan dalam hidup tidak selalu soal menggenggam harta benda yang berlimpah. Kamu hanya perlu merasa cukup, maka Tuhan akan selalu cukupkan. Kamu hanya perlu bersyukur, maka Tuhan tidak akan membiarkanmu kesulitan.

  • Share:

You Might Also Like

0 comments